Blah



Hello, pleased to have you here!
I'm Vania Stephanie Hosen, currently twenty-three. I suck at self-introduction, and even worse on self-explaining. See? Now you get what I mean. And oh, I speak fluent sarcasm.


Elsewhere
+ follow
emailfacebooktwitterinstagram
linked.inask.fmsoundcloud



Folks
Gina EkajatiChrisya Sabaru
Shella TanekeMichella Aurelia
Stefanie AdeliaKezia Debora
Yosea KurniantoMochamad Aldis
Hafid PradiptaAndita Purnama
Berliana OktovianiPratiwi Hamdhana
Winda YunnalM. Firmansyah Kasim



Timetravel


fictionwanderlustbirthday



Muse
• The Change Blog •
• Girl Meets Life •
• A Beautiful Mess •
• Escaping the Mainstream •
• Disrupting the Rabblement •
• Damien Rice •



disclaimer
Best viewed in Google Chrome.
© 2015 vaniahosen.blogspot.com. Layout made by tkh.
nineteen
Monday, September 19, 2011 | 7:16 PM | 0 comments (+)

selamat ulang tahun yang ke sembilan belas, vania.

ulang tahun yang ke-19 saya agak sedikit berbeda. saya sudah tidak melakukan countdown tanggal lagi. saya sudah tidak membuat birthday wishlist lagi. saya tidak mengharapkan surprise dan kue ulang tahun lagi.

dini hari tanggal 19 tadi saya membaca kembali semua postan saya. tulisan-tulisan setahun yang lalu. bagaimana mengucapkan ini ya, haha. saya menertawakan diri saya sendiri setahun yang lalu. bodoh. naive. polos. kekanak-kanakan. saya tidak mengatakan bahwa saya telah dewasa sekarang. saya hanya merasa mata saya sudah sedikit telah dibukakan. alangkah polosnya vania yang dulu. membaca tulisan saya yang dulu, saya menjadi ilfil sendiri pada diri saya haha. tapi itu bagian dari menjadi lebih dewasa bukan? saya tidak akan menghapus tulisan-tulisan bodoh dulu itu. biarlah menjadi kenangan kecil, lawakan ketika saya tua nanti.

ulang tahun kali ini, lebih bermakna dari ulang tahun-ulang tahun sebelumnya. saya memiliki lebih banyak quality time dengan diri saya sendiri. tidak ada pesta, tidak ada hura-hura, tidak ada kejutan. tapi tidak berarti tidak spesial. saya banyak merenung dan memikirkan kembali masa-masa yang lalu. kesalahan, kebodohan, kecerobohan, bagian dari pelajaran hidup yang begitu berarti.

saya sungguh berterima kasih atas penyertaan Tuhan selama ini. delapan belas tahun sudah dilalui. memasuki tahun yang ke sembilan belas, tugas dan tanggung jawab saya di dunia ini masih begitu banyak yang belum tuntas dan belum terselesaikan. saya sungguh bersyukur kalau Tuhan masih memberi saya waktu untuk melakukan dan memperbaiki kesalahan saya. disaat yang sama, merasa bersalah. Tuhan sudah begitu baik kepada saya yang penuh dosa ini.

memasuki angka yang ke sembilan belas, saya tidak membuat permohonan khusus. saya hanya membuat sebuah resolusi. resolusi untuk menjadi lebih baik: menjadi vania yang mempunyai sebuah pengendalian diri. vania yang mampu berdiri teguh baik suka maupun duka, sukses maupun gagal. menjadi berkat bagi orang lain, bukan menjadi batu sandungan.

saya juga mendoakan papa mama saya yang juga pada hari ini merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-27. kembali bersyukur kepada Tuhan untuk papa mama terbaik yang sudah Ia beri. saya masih mempunyai tanggung jawab kepada mereka. menjadi titipan dari Tuhan, saya belum menyelesaikan tugas saya yang begitu banyak untuk menyenangkan mereka.

alangkah indahnya ulang tahun ke sembilan belas di tanggal sembilan belas ini.
menyadarkan saya dari tidur lelap selama ini. tugas saya masih banyak. sudah waktunya untuk bangun, berkerja, dan berjaga-jaga.

terima kasih untuk segala ucapan, doa, dan dukungan dari keluarga dan teman-teman sekalian. semuanya sungguh berarti. tiap kata dari kalian menyegarkan saya hari ini. semoga Tuhan memberkati kalian.


being 19 is fun.

Labels: , , , ,






< O L D E R P O S T S     |     H O M E     |    N E W E R P O S T S >